Vaksin Covid-19 Tidak Sebabkan Mandul

thumbnail.webp thumbnail.png

Saat ini seluruh dunia sedang menghadapi virus pandemi yang merebak sejak tahun lalu. Berbagai upaya dilakukan agar dapat menghentikan penyebaran virus covid ini sendiri. Sejak tahun lalu bahkan sudah ada rencana mengenai pemberian vaksin sebagai salah satu cara pencegahan covid-19 menjangkiti. Saat ini juga sudah banyak orang yang telah terdaftar untuk menjalani vaksinasi sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Vaksin untuk covid-19 ini sudah diuji dan dapat memperkuat imun tubuh dan dapat menghindarkan seseorang dari virus corona. Bagi orang yang sudah pernah positif corona, maka akan membuat seseorang terhindari dari komplikasi dengan dampak yang semakin buruk bagi tubuh.

Di tengah banyaknya himbauan untuk segera melakukan vaksin, ternyata masih banyak berita menyesatkan yang datang entah darimana sumber dan tidak diketahui pasti oknum yang terlibat di dalamnya.

Dalam sebuah unggahan dari akun twitter @99freemind, membagikan sebuah postingan atau cutian mengenai sebuah perusahaan yang termasuk multinasional dimana perusahaan farmasi ini menyebutkan bahwa adanya aktivitas vaksinasi akan menjadi penyebab kemandulan.

Banyak orang yang kemudian mempertanyakan dan menyebarkan cuitan tersebut tanpa tahu bagaimana kebenaran dari berita tersebut. Rupanya dari hasil penelurusan, pihak perusahaan tersebut rupanya ingin menawarkan sebuah teknologi untuk peneliti dan juga para mitra yang sedang dalam proses pengembangan vaksin untuk covid-19.

Di banyak akun facebook juga terdapat unggahan yang meragukan adanya vaksin ini karena takut menyebabkan mandul pada orang-orang yang divaksinasi. Banyak sekali kemudian akun-akun tanpa kejelasan yang seolah memberikan dukungan untuk pernyataan tersebut, namun memang dari akun tersebut jua menyebutkan bahwa vaksin novack dari china yang akan menyebabkan orang yang divaksin menjadi mandul.

Disampaikan dari kompas, bahwa indonesia sendiri memesan sejumlah 50 juta dosis sinovac dari biotech ltd sejak bulan november 2020 hingga maret 2021 ini.

Sudah ada ribuan calon penerima wvaksin sinovac yang kemudian akan divaksin dan vaksin ini sendiri sudah diuji secara klinis di laboratorium yang dimiliki oleh bio farma dan juga unpad, bandung.

Anda juga sebagai calon penerima vaksin sinovac tidak perlu khawatir karena tentunya vaksin ini sudah dipantau oleh badan kesehatan dunia. Klaim yang mengatakan bahwa vaksin akan menyebabkan mandul merupakan hal yang sangat menyesatkan dan termasuk dalam berita hoax.

Untuk membuat berita semacam ini hilang, tentunya anda juga harus mengerti benar darimana sebuah berita berasal. Who sendiri sudah memberikan izin akan adanya vaksin ini sehingga anda tidak perlu khawatir jika ingin melakukan vaksinasi. Belum ada efek buruk seperti mandul yang disebabkan oleh vaksin untuk orang-orang yang saat ini sudah diberikan vaksinasi. Memang ada beberapa efek seperti pegal atau mengantuk untuk sebagian orang, namun itu adalah efek-efek yang sangat biasa dan wajar sehingga anda tidak perlu khawatir mengenai hal tersebut.

Sudah banyak orang yang kemudian melakukan vaksinasi dan tidak terdapat efek buruk seperti yang disebutkan dalam berita-berita sehingga anda tidak perlu khawatir ketika melakukan vaksinasi untuk covid-19. Anda juga dapat mencari berita-berita yang memuat fakta dan pastinya bukan hoax agar dapat mengetahui mana berita yang bisa anda percayai.

Vaksin terbukti aman dan sudah disetujui oleh organisasi kesehatan dunia sehingga tentunya aman untuk dilakukan guna memperkuat imunitas tubuh dan mencegah adanya virus corona menyerang dan semakin sulit untuk dihentikan.